Kamis, 06 Desember 2012

cara membuat windows XP Anti Lelet

Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa meng- install program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal.
Sering kita jumpai, komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat.

Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat.
Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV.

Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :

1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry


1. System Properties

Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon MyKomputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .

Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut :

1. Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
2. Klik menu System Restore , pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives .

Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced .
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.

* Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance . Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
* Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory.

(Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
* Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang.

Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
* Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart .
* Klik OK setelah selesai.
* Tutup System Properties dengan mengklik OK

Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP.

Jangan khawatir, itu hanya sekedar tampilan yang bisa kita rubah setiap saat. Caranya :

1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties
2. Klik menu Themes , kemudian pada kolom Themes dibawahnya, klik tanda panah ( Pop up ) dan pilih Windows XP .

Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP , maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP . Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.
3. Klik Apply dan lihat hasilnya.
4. Selanjutnya klik menu Desktop , perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop , klik menu tersebut.
5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis (v) pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days.

Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.
6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties


2. System Configuration

Please, jangan pusing dulu …

Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration . Perhatikan langkah berikut :

1. Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter
2. Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).

Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .

1. buang tanda ceklis pada nama program yang dianggap tidak perlu untuk ditampilkan pada waktu START UP. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.

Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. J

Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don't Show This Massage ….., (dst) kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .

3. Registry

Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry .

Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik J :

1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG

Wah, istilah-istilah apapula itu ?..... Bah … J

Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b . Ikuti langkah berikut :

1. Klik Start pilih Run dan ketik regedit , klik OK atau langsung tekan Enter
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop

( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. J . Cari dan temukan MenuShowDelay . Jika sudah ketemu, klik dua kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK )
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri
6. Dibawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics . Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate , klik dua kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1 , klik OK .

Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang ( X) dibagian atas kanan jendela.

Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.

moga berhasil .

cara mempercepat koneksi smartfren

Hampir semua jenis modem memiliki keunggulan namun pada kenyataannya tidak seperti yang dipromosikan sehingga kita tertarik untuk membelinya. Kendala yang dihadapi adalah kecepatan koneksi internet yang kita terima tidak sebanding dengan kecepatan yang diumumkan oleh perusahaan modem tersebut. Bagaimanakah solusi untuk memecahkan hal ini?

Kali ini saya akan memberikan sedikit tips pengaturan DNS Server untuk setting modem smartfren agar lebih cepat koneksinya. Simak cara setting modem smartfren berikut ini :

1. Pasang modem ke PC / Laptop anda.
2. Setelah muncul aplikasi smartfren, pilih setting.
3. Untuk modem terbaru smartfren, kamu diberikan pilihan untuk menggunakan opsi Smart (kalau kamu pake kartu smart) dan Mobile-8 (kalau kamu pake kartu Smartfren). Nah, disini, kamu bikin konfigurasi baru dengan menekan tombol “New”. Lalu isikan seperti gambar dibawah ini.





4. Setelah itu klik OK.
5. Pilih Koneksi dengan setting tadi yang telah kita buat.

Disini, saya menggunakan DNS gratis dari OpenDNS.Kebanyakan dari setiap orang adalah menggunakan Google DNS.Namun, beberapa orang mengatakan bahwa OpenDNS lebih cepat dari pada Google DNS. Berikut adalah DNS gratis yang bisa kamu pakai untuk membuat browsing modem atau router lebih cepat.

Google
Google public dns server IP address:

    8.8.8.8
    8.8.4.4

OpenDNS
OpenDNS free dns server list / IP address:

    208.67.222.222
    208.67.220.220

Dnsadvantage
Dnsadvantage free dns server list:

    156.154.70.1
    156.154.71.1

Norton
Norton free dns server list / IP address:

    198.153.192.1
    198.153.194.1

ScrubIt
Public dns server address:

    67.138.54.100
    207.225.209.66

Selamat mencobanya ya teman-teman, jika Ada pertanyakan silakan komentar.
Terimakasih.

Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Sudah Rusak (Mati)

Apabila anda mempunyai masalah tentang flash disk yang rusak dan telah anda vonis "mati" dikarenakan anda sudah frustasi untuk memperbaikinya. Contoh kasus misalnya pada saat anda mencolok flashdisk di komputer, tapi tiba-tiba komputer reboot (Restart) sendiri dan flash disk yang ditancapkan pun hanya terdeteksi Removable Disk, selain itu juga ada perintah untuk memformat, namun tidak bisa diformat karena write protected.

Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Sudah Rusak(Mati)


Jika anda sudah menggunakan semua tool baik itu dari teman,forum termasuk mencari di google,namun hasilnya tetap tidak berhasil,berikut ada cara yang ampuh untuk memperbaikinya.
Simak langkah-langkah berikut ini:

1. Pastikan flash disk masih bisa terdeteksi dan mungkin terbaca removable disk serta tidak bisa dibisa diformat dan diapa-apakan (yang menurut anda flashdisk ini sudah mati)


2. Setelah itu cari VID dan PID, alias ID Vendor dan ID Product flash disk dengan cara melihatnya lewat software USB Viewer. Softwarenya bisa didownload di sini


3. VID dan PID dilihat di device connected-nya, akan muncul Ox[PID] atau Ox[VID]
4. Lihat penjelasan ID Vendornya di sini
5. Lalu kunjungi website http://flashboot.ru/iflash.html
6. Isi data VID dan PID flash kita di kotak pencarian bertuliskan VID dan PID.
7. Klik tombol di sampingnya (bahasa rusia)
8. Maka akan muncul daftar nama flash disk dan detailnya, cari yang sesuai dengan flash disk anda.


9. Setelah itu, copy paste tulisan yang berada di kolom paling kanan, di baris yang sesuai dengan flash disk anda ke kotak search di kanan atas website itu (cari dan sesuaikan program yang sesuai dengan flahsdisk anda)


10. Maka akan muncul software yang harus anda download
11. Klik pada hasil pencarian.

Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Sudah Rusak(Mati)

12. Cara downloadnya klik tombol yang berada di bawah artikel tersebut
13. Anda akan diminta untuk memasukkan kode verifikasi


14. Isi dan tekan tombol, lalu software akan didownload


15. Ekstrak file, lalu buka software, seharusnya flash disk anda akan langsung terdeteksi
16. Klik start
17. Nah, tunggu beberapa saat sampai flash disk anda normal kembali

Contoh:

Cara Memperbaiki Flashdisk Yang Sudah Rusak(Mati)


Setiap tipe flash disk mempunyai software formatting masing-masing, jadi bisa saja kalau software tidak bisa digunakan oleh flash disk yang berbeda. Info tambahan jika anda malas untuk memakai cara diatas ada software yang sudah dikonfigurasikan oleh Roy Sukro (pemilik artikel) dan tidak perlu dikonfigurasi lagi.

Download

Caranya anda hanya mengekstrak file tersebut kemudian jalankan yang bernama MPALL_F1_7F00_DL07_v320_00 kemudian anda tinggal klik update, flahsdisk anda akan terbaca dan anda hanya cukup mengklik start saja, tunggu beberapa saat maka flashdisk anda akan berjalan normal.

Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Restart Sendiri



Pasang Iklan Murah | KLIK DISINI
Pasang Iklan Murah | KLIK DISINI

Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Restart Sendiri
Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Restart Sendiri – Sobat pernah mengalami kerusakan seperti ini? Saat sedang asyik bermain komputer atau mengerjakan tugas tiba-tiba Komputer Restart Sendiri dan ini terjadi berulang-ulang atau tiba-tiba komputer langsung mati tanpa ada penyebabnya? Kalau itu terjadi pada sobat pasti rasanya nggak enak banget kan. Nah kali ini kami akan memberikan solusi Memperbaiki Komputer yang sering restart atau mati sendiri.

Biasanya Komputer Restart sendiri itu disebabkan oleh 2 hal, yang pertama yaitu Bios terlalu panas dan kapasitor motherboard rusak. Untuk Memperbaiki Komputer yang restart sendiri ikuti tips memperbaiki komputer hang berikut ini.

Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Restart.
Karena bios terlalu panas:
  1. Agar menjaga hardware yang ada tidak cepat rusak, maka pastikan bahwa Anda mengkonfigurasi peringatan suhu yang ada dalam bios. Hal ini sangat penting, karena Anda bisa mematikan komputer dengan normal sebelum komputer mati sendiri atau restart. Jadi intinya sedia paying sebelum hujan.
  2. Usahakan sirkulasi udara dalam casing terjaga dengan baik, artinya ada udara yang masuk dan ada udara yang keluar. Untuk itu bisa ditambahkan 2 buah kipas di dalam casing yang satu mengatur agar udara masuk dan yang satu mengatur agar udara keluar. Hal ini sangat bermanfaat untuk mungatur suhu di dalam casing agar selalu terjaga dan tidak mudah panas.
  3. Jika langkah kedua tidak berhasil, maka Anda perlu memeriksa keadaan heatsink-nya. Pastikan heatsink menempel di atas prosessor. Jika perlu copot heatsink dan bersihkan thermal pasta (pasta prosesor) yang menempel di heatsink dan prosesor sampai bersih. Ganti pasta prosessor dengan pasta yang baik kualitasnya.
  4. Pasang kembali dengan hati-hati.


Cara Memperbaiki komputer yang sering restart.
Karena kapasitor motherboard rusak :
  1. Putuskan aliran listrik yang menuju komputer kemudian buka tutup casing.
  2. Perhatikan kapasitor kemungkinan ada yang leleh, jika hal itu terjadi lepas semua komponen yang ada di motherboard sepaerti hard disk, vga card, memory, power supply dan kabel yang menempel motherboard dengan hati-hati.
  3. Ganti kapasitor yang leleh tersebut. Dalam hal ini jika tidak bisa dilakukan sendiri Anda harus membawa ke tukang servis motherboard atau elektronik.

Nah, gimana sobat? apa komputernya udah bisa diperbaiki? Semoga saja dengan cara memperbaiki komputer restart sendiri diatas komputer sobat jadi baik seperti semula.

Selamat mencoba Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Restart Sendiri.
Terimakasih Anda telah membaca tentang
Judul: Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Restart Sendiri
Rating: 100% based on 93618 ratings. 5 user reviews.
Ditulis Oleh Muehammad Yuezha Andrean
Semoga informasi Cara Memperbaiki Komputer Yang Sering Restart Sendiri bisa memberikan manfaat bagi Anda. Jangan lupa komentar Anda bila ingin bertanya. Salam Sukses

Cara Mengatasi Komputer Hang / Macet


User Rating:  / 6
PoorBest 
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrNeQ9bBs6IEL1Ik26FyKHeN07vhvChtFQKEw_HI_s99wKZxyebNbq7nr86C2mcnBJpaAf38I-d7_OMt3hbyX6iQwDffh6qxOEyEbU_e0JKqyV4-YIc94b9dIdCuGteHn09lK8WHdnEETh/s1600/kipas-processor.pngTahukah anda bahwa pada komputer yang hang/macet, salah satu penyebabnya adalah panas yang berlebihan khususnya di bagian prosesor? Bahkan karena kepanasan juga, komputer bisa mengalami mati mendadak karena sistem proteksi yang bekerja melindungi prosesor dari kerusakan. Seringkali panas ini dipicu karena kondisi fan prosesor yang kurang baik. Karena itu jagalah fan prosesor tetap bekerja optimal. Berikut ada beberapa tips tambahan untuk mengurangi panas komputer anda:

1. Gunakan thermal paste yang berkualitas

Thermal paste adalah media penyalur kelebihan panas dari badan prosesor ke badan heatsink pendingin prosesor sehingga dapat meningkatkan efektifitas penurunan suhu prosesor dan berfungsi juga untuk mencegah terjadinya percikan api dan panas yang overload sebagai efek dari gesekan badan prosesor dan heatsink secara langsung. Thermal paste yang kurang berkualitas tidak akan memiliki fungsi maksimal.

2. Posisi CPU

Letakkan CPU di tempat dengan sirkulasi udara yang baik, jangan menempatkan CPU di tempat yang tertutup karena tidak dapat membuang panas dari dalam CPU sehingga panas menumpuk salah satunya di badan prosesor.

3. Tata kerapian kabel dalam casing

Tatalah kerapian kabel dalam casing komputer jangan sampai kabel-kabel tersebut semrawut atau bahkan mengenai baling-baling fan prosesor. Cek dan periksalah dengan baik. Tempatkan kabel-kabel serapi mungkin supaya angin bisa mengalir dengan baik.

4. Bebas hambatan

Lepas saja penutup casing komputer Anda. Dengan begitu panas akan mudah dibuang dari dalam casing tanpa hambatan dari tutup casing.

5. Beri tambahan fan pembuang udara

Beli tambahan fan yang menyedot udara panas dari dalam casing untuk keluar. Fan ini murah, di beberapa toko dijual antara 10-20 ribu tapi lebih baik pilih fan yang ok kualitasnya. Letakkan posisi fan secara terbalik, atau menyedot udara keluar.

cara mengatasi laptop/Komputer lelet


Setelah dalam postingan sebelumnya blog gaptek ini membahas tentang beberapa kerusakan pada komputer seperti misalnya komputer hang, komputer bluescreen, komputer tidak bisa booting dan komputer restart sendiri, maka dalam postingan kali ini saya akan membahas tentang 10 hal yang bisa menyebabkan komputer menjadi lambat dan cara mengatasi komputer lambat.

Berikut 10 Penyebab komputer lambat dan cara mengatasinya.

1. Komputer lambat karena kekurangan Memory
Masalah komputer lambat karena minimnya RAM yang terpasang merupakan hal yang umumnya sudah diketahui oleh semua pengguna komputer.

Untuk itu cobalah cek kapasitas memory yang terpasang, untuk komputer sekelas Intel Pentium 4 dengan OS Windows XP dan aplikasi standar sebaiknya upgrade-lah memory menjadi minimal 1 GB.

2. Komputer lambat karena terlalu banyaknya program yang terinstall.
Secara pribadi saya sering menemukan komputer terutama milik pribadi yang di-install bermacam-macam program didalamnya, padahal aplikasi tersebut jarang atau bahkan tidak pernah digunakan sama sekali.

Periksalah program apa saja yang terinstall dikomputer dengan cara klik Add/Remove Program di Control Panel dan un-install program-program yang hanya menjadi "accesories" tersebut.

3. Komputer lambat karena terlalu banyak startup programs dan service yang berjalan.
Hal ini berkaitan dengan point no 2, semakin banyak program yang terinstall, semakin banyak pula program dan service yang akan dijalankan ketika windows startup.

Untuk menonaktifkan startup program dan service yang berjalan otomatis tersebut, masuklah ke "System Configuration Utility" dengan cara ketik: msconfig pada menu run, kemudian pada tab service dan startup lakukan uncheck terhadap aplikasi-aplikasi yang tidak diperlukan.

Untuk melihat aplikasi apa saja yang sedang berjalan, kita bisa menggunakan tool Prosesexplorer. Dengan tool ini kita dapat melihat dan menonaktifkan (kill) aplikasi apa saja yang tidak diperlukan atau dicurigai sebagai virus.

process explorer

Download Process Explorer disini

4. Komputer lambat karena Temporary File yang sudah membengkak
Penyebab komputer lambat yang ke empat adalah sudah membengkaknya file-file temporary (sementara). Untuk Windows Xp lokasi file tersebut ada di:"C:\Documents and Settings\nama_user\Local Settings\Temp" dan"C:\WINDOWS\Temp". 

Untuk membersihkannya, delete-lah file-file yang terdapat di kedua lokasi tersebut atau jalankan program Disk CleanUp dengan cara klik start-run, ketik: "cleanmgr" lalu pilih drive yang akan di-cleanup.

5. Komputer lambat karena terlalu banyak program yang berfungsi sebagai "security program"
Security program seperti program antivirus dan firewall merupakan aplikasi tambahan yang harus ada pada komputer, tetapi janganlah terlalu berlebihan misalnya dengan menginstall 2-3 program antivirus sekaligus.

Untuk masalah security windows, yang terpenting adalah lakukan update, aktifkan firewall dan gunakan antivirus yang tidak membebani komputer seperti misalnya PCMAV Antivirus serta berhati-hatilah ketika menggunakan USB Flashdisk / Memory Card.

6. Komputer lambat karena masalah pada hardisk

Hardisk merupakan komponen kedua setelah RAM yang bisa menyebabkan komputer menjadi lambat. Masalah Komputer lambat yang disebabkan oleh hardisk ini diantaranya karena:
- hardisk low space
- hardisk yang terfragmentasi
- hardisk yang sudah lama, sehingga rpm-nya menurun
- hardisk error / bad sector

Cara mengatasi komputer lambat karena masalah pada hardisk diatas adalah:
- upgrade kapasitas hardisk dengan menambah atau ganti hardisk
- lakukan defragmenter pada hardisk secara berkala
- hindarkan hardisk dari debu, goncangan dan panas berlebih.
- perbaiki kerusakan pada hardisk dengan tool checkdisk.

7. Komputer lambat karena adanya virus, malware atau spyware pada komputer.
Apabila komputer kita sudah terlebih dahulu terserang virus atau malware, maka sebaiknya jalankan Windows Safe Mode, matikan fasilitas system restore dan gunakanlah program Virus Cleaner seperti misalnya Norman Malware Cleaner untuk membersihkan virus atau malware tersebut dan lakukan pula update pada sistem operasi.

8. Komputer lambat karena System Files ada yang corrupt atau bahkan hilang.
Biasanya terjadi setelah komputer terinfeksi virus dan file-file yang terinfeksi tersebut terlanjur rusak atau terdelete oleh antivirus. Solusi yang paling gampang adalah dengan merepair sistem operasi yang digunakan.

9. Komputer lambat karena masalah hardware overheat.
Hardware overheat baik itu terjadi pada hardisk, vga card, processor atau cpu secara umum bisa menyebabkan menurunnya kinerja komputer yang pada akhirnya komputer menjadi hang, lambat atau bahkan  sering restart. Untuk itu pastikan sirkulasi udara pada bagian dalam CPU berjalan dengan baik begitu juga pada fan (kipas angin) harus bersih dari debu dan dapat berputar dengan lancar.

10. Komputer lambat karena adanya masalah konektifitas pada jaringan / network 
Hal ini bisa terjadi karena trafic jaringan yang tinggi, hub atau switch yang hang atau adanya virus yang mencoba masuk ke sistem komputer kita. Untuk mengatasinya, coba lepas dan pasangkan kembali konektor RJ45 pada LAN Card atau Roset LAN, restart Switch / hub dan gunakan program Port scanner untuk melihat packet data apa saja yang masuk dan keluar dari komputer kita.